Builder Ceko Modifikasi Royal Enfield Bullet 500 Menjadi Scrambler Vintage

Motorgue, 10 Jul 2020
  • Royal Enfield Bullet 500
    Builder Ceko Modifikasi Royal Enfield Bullet 500 Menjadi Scrambler Vintage
Brand Royal Enfield dikenal sebagai pabrikan sepeda motor kelas menengah. Kapasitas mesinnya tersedia mulai dari 350 cc hingga 650 cc. Punya latar belakang sebagai kendaraan ikonik, membuat dirinya dikenal di seluruh dunia. Meski modelnya klasik, ia juga bisa menjadi sarana untuk bahan modifikasi. Seperti yang dilakukan oleh builder asal Ceko yang mengubah Bullet 500 menjadi scrambler vintage. Semua berawal ketika distributor Royal Enfield di Ceko menggelar kontes modifikasi. Mereka mengajak para builder di negara itu untuk membuat motor kustom dari salah satu model motor ikonik. David Zima dari bengkel Rod Motorcycles tertarik dan berencana mengikuti kompetisi berbekal Bullet 500.

Pria yang menyukai tantangan itu pun rela menghipotikkan rumah beserta bengkelnya demi mengambil satu unit Royal Enfield tipe Bullet 500. Dia mulai mengkustom motornya setelah pekerjaan dibengkelnya selesai. Namun sempat terbengkalai beberapa waktu karena dirinya sibuk dengan kegiatan di luar. Meski sudah memiliki inspirasi sejak awal, namun dirinya sempat ragu untuk memotong rangka. Baginya memangkas bingkai bagian belakang unit motor baru tak semudah dibanding motor tua. Tapi semua berubah ketika saudara laki-lakinya ikut campur. Ia geram dengan sang adik yang menelantarkan Bullet 500 terongok di bengkel. Alhasil motor terbelah menjadi dua bagian.

Melihat kejadian itu, David tidak punya pilihan selain langsung mengerjakan motor tersebut. Mulai dengan membentuk subframe baru untuk menyambung bodi yang sudah terpotong. Dirinya membuat sendiri dengan penuh perhitungan agar presisi dan nyaman digunakan. Kemudian dia mulai memasang gusset di rangka tengah sebagai dudukan footpeg. Lalu suspensi YSS warna hitam untuk mempercantik tampilan.Dari awal ia sudah berencana untuk memakai beberapa part dari Honda XL500 untuk bagian depan. Namun karena deadline kompetisi dan kesulitan mencari, akhirnya ia membuat dan memangkas sendiri pelindung forks bawaan pabrik. Dia juga mendesain ulang bagian atas, termasuk lampu utama berbentuk bulat lengkap dengan number plate dan satu set stang Tommaselli kromium. Ini mengingatkan kita terhadap tampilan motor trail klasik.

Untuk menjaga kesan vintage, tangki bensin bawan pabrik diganti dengan punya motor Husqvarna lawas. Warnanya pun dibuat mirip dengan kuda besi asal Swedia. Dipadu dengan jok kustom yang didesain sendiri oleh David dengan logo Royal Enfield custom. Bawahnya ada side cover yang menutupi sistem kelistrikan. Pembaruan lainnya termasuk satu set ban dual-sport Michelin Sirac, cakram rem depan yang lebih besar dan master silinder yang lebih baik. Sementara untuk mesinnya tidak banyak diubah, hanya mengganti filter udara lansiran K&N. Karena mengadopsi konsep scrambler, David menyempurnakan dengan knalpot bermaterial stainless steel. Untuk kunci kontak sekarang berada di bawah tangki.
Hasil dari kerja kerasnya ternyata membuahkan hasil maksimal. Ia menjadi juara dalam kompetisi tersebut. Namun kemenangannya itu ia dapatkan secara default karena tak ada peserta lain yang ikut. Kendati menang secara mutlak, karya garapannya patut diacungi jempol.
Sumber: oto