Modifikasi Kalem Tapi Sporty Pada Yamaha Aerox

Motorgue, 20 Jun 2020
  • Modifikasi Yamaha Aerox
    Modifikasi Kalem Tapi Sporty Pada Yamaha Aerox
Modifikasi Yamaha Aerox milik Ananda Muhammad Adriansyah punya tongkrongan sporty tapi kalem. Bikers Yamaha Aerox pasti memodifikasi motornya agar tampil lebih sporty. Hal tersebut sesuai dengan DNA Yamaha Aerox itu sendiri. Yamaha Aerox berkelir putih milik pria asal Surabaya ini dimodifikasi biar lebih sporty, namun tetap kalem. "Saya enggak mau modifikasi yang terlalu mencolok mata mas, apalagi bagian pemilihan warna," ungkap Nanda, sapaan akrabnya. "Makanya saya coba tetap minimalis, namun tetap elegan dan sporty," sambungnya. "Saya lebih fokus ke detailing dan pemakaian part aftermarket yang enggak terlalu banyak," tambahnya. Meski masih memakai body standar, namun Nanda mempermanis dengan mengubah kelirnya."Untuk bodi cuma saya repaint saja mas," sambungnya. "Warnanya sekarang putih lembayung biru," tambahnya. Yang lumayan mencolok, ada di bagian kaki-kakinya.

Kaki-kaki Yamaha Aerox dirombak total dengan pemakaian monosok dan pelek gambot. "Saya bikin monosok, custom arm, lalu custom posisi engine mounting juga, agar center antara ban depan dan belakang," tambah Nanda. "Peleknya pakai aftermarket yang biasa dipakai matic lowrider, lumayan rare," sambungnya. Nanda menambahkan, untuk lebar tapak pelek depan 3" dan belakang 5". "Kalau ban pakai Pirelli Diablo Rosso, ukuran depan 120/60, sedangkan belakang 150/70," sambungnya. Selain mengubah kaki-kaki, bagian crankcase, CVT, sama mesin dikrom Nanda biar ngebling-bling. Nanda juga merombak headlamp LED original dengan pemasangan projie (proyektor). "Headlampnya saya pasangin projie dari AES," kata Nanda. "Saya coak rumah headlampnya biar projienya bisa masuk," tambah Nanda. Untuk menggendong kaki-kakinya, Nanda juga melakukan ubahan di mesin Aerox miliknya.

"Biar ngga lemot ketika dipakai riding, mesinnya sudah saya porting polish," "Nah di CVT, saya otak atik derajat pulley, lalu ganti roller 10 gram,"Per CVT-nya ganti pakai Honda PCX CBU, throttle body juga saya gedein di tuner," katanya. Biar menunjang mesinnya, Nanda mengandalkan knalpot aftermarket dari Rockvan. Sektor pengereman juga diubah menggunakan kaliper, master rem, dan selang rem dari RCB. Sisanya, beberapa komponen aftermarket tersemat di Aerox milik Nanda sebagai finishing. "Handgrip pakai RCB, handle rem custom aftermarket, underbone RCB, visor MHR, monoshock Answer, dan baut-baut bodi pakai Probolt," tukas Nanda.
Sumber: