Masa Jaya Suzuki Shogun Hingga Generasi Terbarunya

Motorgue, 05 Jul 2020
  • Suzuki Shogun Axelo
    Masa Jaya Suzuki Shogun Hingga Generasi Terbarunya
Nama Suzuki Shogun cukup melegenda di Indonesia karena besarnya peminat dan lamanya motor ini bertengger sebagai salah satu andalan penjualan Suzuki. Variannya pun cukup banyak hingga memunculkan berbagai julukan. Jika Kamu pernah mendengar nama Shogun 'Kebo' berarti Kamu pernah ada di zaman ketika motor ini banyak digandrungi penyuka kecepatan. Berikut kilas balik kesuksesan Suzuki Shogun yang kini tidak lagi diproduksi.

1. Suzuki Shogun

Dalam bahasa Jepang, Shogun memiliki makna 'Jenderal'. Shogun generasi pertama ini muncul pada tahun 1996 dan orang sering menamainya Shogun 'Kebo'. Persis seperti julukannya, motor ini dikenal bandel dan kencang. Bahkan Capacitor Discharge Ignition (CDI) Shogun banyak dicari karena punya pengaturan pengapian yang bagus dan bikin motor makin ngacir.
Dilihat dari rupa depannya, motor ini mirip dengan saudaranya bermesin 2-tak, Suzuki Tornado.

2. New Suzuki Shogun 110 R

Bila ingat dengan slogan 'Shogun Dilawan', pasti terngiang suara komedian Srimulat, mendiang Mamiek Prakoso. Almarhum Mamiek adalah orang yang beken sebagai bintang iklan New Shogun 110 R hingga motor ini disebut sebagai Shogun 'Mamiek'.
Tahun 2000 merupakan era Shogun 'Mamiek' bergelut menguasai pasar 110 cc. Berbeda dengan varian sebelumnya, varian ini jauh lebih ramping dan aerodinamis.

3. Suzuki Shogun 125 R

Dari kesuksesna Shogun 110 R, Suzuki lantas memperbarui lini produksinya dengan meluncurkan Shogun 125 R di tahun 2004. Saat itu, generasi ini terlihat lebih segar dan gagah dengan teknologi yang lebih canggih. Fitur-fitur bawaan motor yang menjadi andalan antara lain Speedometer analog & digital, kunci pengaman magnet (SKS) dan bagasi luas.

4. Suzuki Shogun 125 SP

Setahun berselang, Suzuki lagi-lagi menghadirkan model baru dari platform Shogun dengan konsep sporty dan berlabel SP (Sport Production). Meski mirip dengan 125 R, nyatanya produk ini banyak mengalami perubahan, mulai dari kopling manual, transmisi underbone, rem belakang cakram dan pelek mirip Satria F. Pada zamannya, banyak yang beralih ke 125 SP karena dirasa lebih responsif karena kopling manual dan bertubuh gagah.

5. New Suzuki Shogun 125

Bisa dibilang ini adalah awal mulai generasi Shogun dengan konsep lebih banyak sudut lancip. Tentu saja hal ini turut dipengaruhi oleh faktor perkembangan zaman dan daya tarik konsumen yang cenderung meminang motor dengan konsep sporty. Di tahun 2007, motor ini sudah banyak mengalami perubahan, terutama dari sisi teknologi. Model ini juga punya versi RR yang dibikin layaknya motor racing dengan pelek palang dan rem cakram ganda. Lalu, ada juga varian SP dengan kopling manual dan transmisi underbone.

6. Suzuki Shogun 125 FI

Tren mesin injeksi turut menjangkiti Suzuki Shogun kala itu. Ya, tahun 2018 merupakan awal Shogun injeksi. Mesinnya dilengkapi dengan ECM (Enginge Control Module) yang mengatur input intake air pressure sensor (IAP), crankshaft position sensor (CKP), dan Throttle position sensor (TP).
Sistem FI ini Suzuki ini disebut dengan istilah Discharge Pump Fuel Injection (DCP-FI) yang bersaing dengan PGM-FI kepunyaan Honda.

7. Suzuki Shogun Axelo

Tidak sesanter namanya yang dulu, Suzuki juga meluncurkan varian Axelo di tahun 2010. Mesinnya sebenarnya masih mengusung konsep dengan varian 125 cc terdahulu dengan beberapa penyempurnaan performa. Berkaca dari web resmi Suzuki Indonesia, nama Shogun pun sudah tidak lagi bertengger di etalase mereka. Kini Suzuki menawarkan beberapa pilihan seperti GSX150 Bandit, All New Satria F150, New Smash FI, GSX-R150, GSX-S150, ADDRESS FI, ADDRESS PLAYFUL DAN NEX II Elegant Premium.
Sumber: otosia