Tips Pilih Sarung Tangan yang Wajib Dipakai Pemotor saat PSBB

Motorgue, 15 May 2020
  • Sarung tangan motor
    Tips Pilih Sarung Tangan yang Wajib Dipakai Pemotor saat PSBB
Jakarta - Di beberapa daerah mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar untuk memutus penyebaran virus Corona.  Kini, pengendara sepeda motor diwajibkan menggunakan masker dan sarung tangan selain helm. Masker dan sarung tangan menjadi perlengkapan wajib yang dikenakan pemotor selama PSBB. Walaupun masih terpaksa beraktivitas keluar rumah selama PSBB,  Jangan lupa pakai masker dan sarung tangan!

Untuk memilih sarung tangan yang baik, tim Safety Riding PT Astra Honda Motor memberikan tips dalam pemilihan dan perawatan sarung tangan untuk menunjang kenyamanan berkendara. Banyak sekali jenis sarung tangan untuk berkendara. Para bikers perlu memperhatikan masing-masing fungsinya agar tidak salah pilih. Pertama, pilih bahan sarung tangan yang sesuai. Setidaknya ada dua bahan utama yang sering digunakan untuk pembuatan sarung tangan, yakni bahan kulit dan kain. Masing-masing bahan ini memiliki karakter yang berbeda. Bahan kain cocok digunakan saat udara panas sehingga dapat menyerap keringat pada tangan, namun jika berada di udara yang dingin sebaiknya menggunakan sarung tangan berbahan kulit agar hangat.

Karakteristik yang paling menonjol dari kedua bahan ini yakni untuk sarung tangan berbahan kain memiliki karakteristik yang lebih lentur. Sarung tangan berbahan kulit memiliki karakter yang lebih kaku dan sedikit mengurangi sensitifitas pada jari sehingga perlu penyesuaian yang lebih, namun lebih aman untuk melindungi dari gesekan. Pilih juga sarung tangan yang nyaman dipakai. Pastikan sarung tangan tidak terlalu ketat sehingga sirkulasi darah dapat berjalan dengan baik saat berkendara. Sarung tangan juga harus melindungi seluruh bagian tangan dari ujung jari hingga pergelangan tangan. Para bikers juga perlu memilih sarung tangan yang memiliki pelindung tulang agar dapat melindungi tangan secara maksimal. Dianjurkan pemilihan sarung tangan yang menutupi seluruh bagian tangan. Terakhir pilih sarung tangan yang mudah dibersihkan. Soalnya, penting menjaga kebersihan sarung tangan demi kenyamanan dan kesehatan.

Perawatan sarung tangan sangatlah penting untuk menjaga kualitas sarung tangan, mencegah bau dan berkembangnya kuman di dalam sarung tangan. Perawatan sarung tangan minimal dilakukan sebanyak 2-3 kali dalam seminggu. Caranya, rendam sarung tangan di dalam campuran air hangat yang ditambahkan dengan sabun cuci tangan atau sabun bayi selama 5-10 menit. Kemudian, bersihkan perlahan-lahan dengan menggunakan tangan agar tidak merusak lapisan protector pada sarung tangan. Jangan gunakan sikat dalam proses pembersihan karena dapat mengakibatkan kerusakan pada sarung tangan. Bilas sarung tangan dengan air bersih. Khusus untuk bahan kulit, bersihkan sarung tangan tanpa merendamnya dalam air untuk menghindari kerusakan pada lapisan kulit.

Proses pengeringan, untuk bahan kain dapat dikeringkan di bawah sinar matahari. Untuk sarung tangan berbahan kulit, proses pengeringan tidak dilakukan di bawah sinar matahari dan cukup mengandalkan hembusan angin hingga benar-benar kering. Pastikan kering hingga sisi dalam sarung tangan. Tidak perlu diperas agar tetap menjaga kualitas bahan kulit. Sebagai langkah mengurangi risiko terpapar Covid-19 atau virus Corona, setiap pengendara sepeda motor diwajibkan untuk tak hanya pakai masker, tapi juga sarung tangan. Menggunakan sarung tangan dalam kondisi seperti ini juga tidak bisa sembarangan. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, sudah mengeluarkan Peraturan Gubernur Nomor 33 Tahun 2020 untuk memutus persebaran pandemi Covid-19 atau virus Corona.

Bagi yang melanggar, kata Anies, sudah tertuang dalam Pasal 27 di Pergub tersebut, diancam sanksi pidana dan denda. Sesuai dengan Pasal 93 Jo Pasal 9 UU Nomor 6 Tahun 2018 terkait karantina kesehatan, sanksi satu tahun dan denda Rp 100 juta. Bila dilihat dari regulasinya, pengaturan untuk motor tertuang dalam Pasal 18 ayat 5, yakni pengguna sepeda motor pribadi diwajibkan untuk mengikuti ketentuan, salah satunya dengan menggunakan masker dan sarung tangan. sarung tangan sebaiknya tidak digunakan untuk memegang benda lain selain setang. Sarung tangan asal tidak dipakai untuk pegang benda-benda lain, bisa dipakai ulang selama beberapa hari. Asalkan, disemprot dengan cairan disinfektan, sebaiknya pengendara motor tak hanya punya satu pasang sarung tangan. Agar saat yang satu dicuci atau dibersihkan, bisa menggunakan sarung tangan lainnya.

Selain itu, gunakan sarung tangan yang melindungi seluruh bagian jari. Hindari penggunaan model half cut atau yang setengah bagian jarinya terbuka. Baca berikutnya
Sarung tangan merupakan salah satu atribut wajib yang harus dikenakan pesepeda motor ketika berkendara di area yang sudah menerapkan pembatasan sosial berskala besar untuk menekan penularan wabah virus corona .

Sarung tangan wajib dipakai buat mengurangi risiko penularan Covid-19. Seperti diketahui para ahli menjelaskan virus corona bisa bertahan hidup selama beberapa waktu di benda mati.
Penularan diprediksi bisa terjadi ketika permukaan yang terpapar virus corona tersentuh tangan lantas masuk ke tubuh seseorang setelah tangan itu menyentuh bagian wajah.
Meski demikian sebenarnya tanpa Covid-19 dan PSBB biker sudah seharusnya menggunakan sarung tangan yang gunanya melindungi dari risiko cidera, suhu dingin, dan membantu lebih aman memegang setang.
Di pasaran ada berbagai macam jenis sarung tangan yang bisa dipilih untuk dipakai selama masa pandemi virus corona dan PSBB. Namun memilih sarung tangan tidak bisa sembarang, berikut tips menentukan barang yang tepat

Pilih Bahan yang Sesuai

Di antara banyak jenis sarung tangan, ada dua bahan utama yang baik dipakai yakni kain dan kulit. Masing-masing bahan itu memiliki karakter berbeda. Kain cocok digunakan saat udara panas sehingga dapat menyerap keringat, namun jika di udara dingin sebaiknya menggunakan sarung tangan berbahan kulit agar hangat. Sarung tangan berbahan kain memiliki karakteristik lebih lentur. Sarung tangan berbahan kulit karakternya lebih kaku dan sedikit mengurangi sensitivitas pada jari sehingga perlu penyesuaian lebih, namun lebih aman untuk melindungi dari gesekan.

Nyaman Dipakai

Pastikan sarung tangan yang dipakai tidak terlalu ketat sehingga sirkulasi darah dapat berjalan baik saat berkendara. Sarung tangan juga harus melindungi seluruh bagian tangan dari ujung jari hingga pergelangan tangan.

Mudah Dibersihkan

Selama masa pandemi ada baiknya memilih sarung tangan yang mudah dibersihkan setiap hari sesuai anjuran aturan PSBB. Caranya membersihkan sarung tangan yakni direndam dalam campuran air hangat yang sudah ditambahkan sabun cuci tangan atau sabun bayi selama 5-10 menit. Kemudian, bersihkan perlahan dengan menggunakan tangan agar tidak merusak lapisan pelindung yang sensitif air sabun. Jangan gunakan sikat dalam proses pembersihan karena dapat mengakibatkan kerusakan. Selanjutnya bilas sarung tangan dengan air bersih. Khusus untuk bahan kulit, bersihkan sarung tangan tanpa merendamnya dalam air untuk menghindari kerusakan. Proses pengeringan untuk bahan kain dapat dilakukan di bawah sinar matahari sementara sarung tangan kulit prosesnya cukup mengandalkan embusan angin hingga benar-benar kering. Pastikan sarung tangan kering hingga sisi dalam, tidak perlu diperas agar tetap menjaga kualitas bahan kulit.
Sumber: detik